Just another WordPress.com site

Pernyataan Parkour Indonesia Perihal Non Kompetisi dalam Parkour

Parkour Indonesia Logo

Parkour Indonesia (PKID), anggota-anggota PKID dan komunitas-komunitas parkour di Indonesia yang tergabung dengan PKID menyatakan bahwa kami tidak berafiliasi dan tidak mendukung dengan segala jenis bentuk acara-acara kompetisi parkour terorganisir. Hal ini dikarenakan bahwa kompetisi di antara praktisi parkour tidak mencerminkan filosofi dan nilai-nilai parkour yang asli.

Sejak awal berkembangnya Parkour, kompetisi merupakan hal yang berlawanan dan tidak pernah dianggap menjadi bagian dari Parkour oleh para pendiri Parkour serta para pengembang utama Parkour. Budaya bebas kompetisi adalah bagian unik dan tidak terpisahkan dari Parkour. Etos, filosofi, dan semangat Parkour dalam pengembangan kekuatan individu dipraktekkan dalam lingkungan kerjasama.

Sejak awal berdiri, PKID memperkenalkan dan mengembangkan Parkour di Indonesia dengan berpegang teguh pada akar filosofi dan nilai-nilai Parkour yang asli.

Oleh sebab itu, kami menegaskan bahwa anggota-anggota PKID dan komunitas-komunitas parkour di Indonesia yang tergabung dengan PKID tidak akan pernah ikut serta, mendukung, atau mempromosikan segala bentuk kompetisi pada Parkour atau hal-hal yang dapat membuat kesan bahwa kompetisi merupakan bagian dari Parkour.

Catatan untuk para Redaktur:
Sejarah pendek Parkour
Disiplin ini awalnya disebut L’art du Déplacement (seni bergerak), sekarang disebut juga dengan Parkour atau Freerunning, didirikan di Perancis pada tahun 1980 oleh sembilan pemuda yang menyebut diri mereka sebagai Yamakasi. Yamakasi adalah kata dari bahasa Lingala, Congo yang berarti “Manusia Kuat, Jiwa Kuat”, dan merangkum tujuan dan inti sari asli dari disiplin ini, yaitu untuk menjadi individu yang kuat secara fisik, mental dan etis.

Para  pendiri  Yamakasi  ialah  Yann Hnautra,  Chau  Belle, David  Belle,  Laurent  Piemontesi,  Sebastain  Foucan, Guylain  N’Guba  Boyeke,  Charles Perriere, Malik Diouf dan Williams Belle.

Sebutan  ‘Parkour’  pertama  kali  diperkenalkan  oleh  David  Belle  pada  tahun  1998.  Parkour  berasal  dari  kata  bahasa  perancis  Parcours  yang berarti “rute” atau “arah”.

Sebutan  ‘Freerunning’  diciptakan  oleh  Guillaume  Pelletier,  seorang wakil  dari  kelompok  praktisi  Perancis  yang  terlibat  dalam  produksi  film dokumenter  untuk  Channel  4,  di  London,  pada  tahun  2003.  Istilah  ini  digunakan  untuk mempermudah mengkomunikasi  disiplin  baru  yang menakjubkan ini kepada audiens berbahasa Inggris.

Apakah Parkour / Freerunning / L’art du Déplacement?

  • Parkour / Freerunning / L’art du Déplacement adalah disiplin fisik non-kompetitif yang melatih manusia untuk bergerak bebas dalam melewati dan melalui medan apapun dengan menggunakan kemampuan tubuh, terutama dengan berlari, melompat, memanjat dan gerakan dengan keempat tumpuan. Dalam prakteknya, Parkour berfokus pada pengembangan atribut fundamental yang diperlukan untuk  gerakan-gerakan  tersebut,  diantaranya:  kekuatan  dan  kebugaran  fungsional,  keseimbangan,  kesadaran  spasial,  kelincahan, koordinasi, presisi, kontrol dan visi kreatif.
  • Disiplin  yang  akan mendorong  perbaikan  diri  pada  semua  tingkatan, menyadarkan  batas -batas  fisik  dan mental  seseorang,  dan sekaligus menawarkan  cara untuk mengatasinya. Disiplin  ini adalah metode pelatihan  tubuh dan pikiran  seseorang untuk menjadi benar-benar fungsional, efektif, terbebaskan dan mampu beradaptasi dalam lingkungan dan situasi apapun.
  • Disiplin ini bertujuan untuk membangun kepercayaan diri, tekad, disiplin dan kemandirian diri, dan bertanggung jawab atas tindakan seseorang.  Ini mendorong seseorang untuk menjadi rendah hati, hormat terhadap orang  lain dan  lingkungannya, mengekspresikan diri, membangun semangat komunitas, dan pentingnya bermain, penemuan dan untuk berhati-hati di setiap saat.

Informasi lanjut mengenai non kompetisi dalam Parkour
–  Pernyataan Parkour UK mengenai Acara Red Bull ‘Art of Motion’ http://www.parkouruk.org/download/redbul…
–  Parkourpedia: Why there are no Parkour competitions  (Australian Parkour Association)  http://parkourpedia.com/other/why-there-…
–  Tackling Obstacles oleh Chris ‘Blane’ Rowat (Parkour Generations) http://www.parkourgenerations.com/articl…
–  “Pro  Parkour  Against  Competition”  oleh  Erwan  Le  Corre  and  Duncan  Germain,  penerjemah  :  Edmund  Solaiman,  Edit  Bahasa  : Muhamad Fadli http://www.parkourindonesia.web.id/forum…

Download Pernyataan PKID tentang Non Kompetisi (versi Indonesia dan English version)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s